Selasa, 13 Maret 2012

Beef Steak with Black Pepper Sauce and Mashed Potato

Ini mungkin masakan paling cantik yang pernah aku bikin. biasanya palingan cuma tumis-tumis, goreng-goreng, sup apa gitu.. yang ini niat banget deh..

Dapet resep mashed potato dari mbah google, entah resep milik siapa...udah lama banget sampe lupa blognya siapa, maafkan daku ya..

Mashed potato ini super easy dan pasti berhasil, ga ada istilah gagal. Caranya lumatkan kentang rebus yang sudah dikuliti (2 buah), lalu masak dengan butter, susu cair secukupnya kira-kira 150-250 ml, bumbui dengan garam dan lada, kalo mau tambahkan sedikit italian seasoning (ada dijual di supermarket). Aduk terus sampe susu menyerap kedalam kentang. Kalo mau sih, kaya Rachael Ray gitu, ditambah keju parmesan lagi, tambah maknyus kayaknya.

Sebelum masak mashed potato, marinate dulu daging steaknya dengan garam, merica, merica hitam dan kecap asin di dua sisinya, sisihkan. Setelah masak mashed potatonya, grill ato panfried steaknya (di gambar itu aku pan-fried) dengan menggunakan sedikit mentega. Masak sampe di tingkat kematangan yang diinginkan, mau rare, medium ato well done. I prefer well done.

Setelah masak daging, jangan buang minyak-minyak bekas memanggang, tambahi margarin, masukkan tepung, masak sampe tepung matang, masukkan bawang cincang, susu, kaldu daging, bumbui dengan garam, lada dan merica hitam, masak sampe mendidih dan mengental.

Sajikan dengan salad sayuran ato dengan rebusan wortel dan buncis kaya gambar diatas. Kuncinya waktu bikin steak ini, pakailah merica hitam butiran baru digeprek, jangan beli merica hitam yang sudah halus.. karena rasanya kurang nendang..

Kalo mashed potatonya kebanyakan, bisa disimpan di kulkas, kalo mau makan bisa diangetin dengan dimasak pake susu. Kalo bosen, bisa dibikin perkedel ato kroket, tinggal bikin fillingnya aja..


Bakso Malang


Bakso anyone? enak banget kalo dimakan pas dingin-dingin ujan..rasanya anget di perut. Udah beribu-ribu kali makan bakso malang, secara emang dulu tinggal di Malang, baru kali ini bikin Bakso Malang, dan hasilnya cukup puas lah, tapi nyadar banget kalo there is room for improvement. Mr. M kasih nilai 8 atau 7,5 ya waktu itu? lupa, saking udah lamanya.. hehe..

Di Serpong ada sih bakso yang enak, yang bikin orang asli Malang, nama warungnya aja Bakso Arema King. Ada 2 cabang, satu deket stasiun Serpong, satu lagi di Jl. BSD-Alam Sutera, ada bakso bakarnya juga, cuma blum pernah coba sih..

Ini bahan dan resepnya:
Adonan Bakso:
200 gram daging sapi cincang
3-5 sdm tepung kanji
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
3 siung bawang putih dilumatkan
1 butir telur

Bahan Kuah:
1 liter kaldu sapi (hasil rebusan bakso)
1 siung bawang bombay ukuran sedang, iris
3 siung bawang putih, iris atau lumatkan
1/2 sdt pala bubuk
1 sdt garam
1-1 1/2 sdt merica (ini sesuai selera ya, aku suka banget merica jadi maunya agak banyakan)
sedikit gula buat penyeimbang aja

Aku usahain semua masakanku ga mengandung zat aditif kaya MSG, jadi skrg ga pernah beli penyedap masakan..

Bahan Pelengkap:
Sawi, rebus sebentar (we have plenty of this, kemaren abis panen)
Beberapa lembar kulit pangsit, di resep ini aku rebus, tapi kalo mau digoreng sih bisa juga
Tahu Goreng
(Harusnya pake) mie telor ato soun yang direbus..
irisan bawang daun dan seledri
bawang goreng
bawang putih goreng

Caranya:
Bakso:
1. Aduk semua bahan bakso, kecuali tepung.
2. Masukkan tepung sedikit demi sedikit sampe jadi adonan yang bisa dicetak, ga terlalu lembek dan ga terlalu kering.
3. Kalo ga pingin kotor bisa dicetak pake 2 buah sendok makan, tapi kalo mau cepet enaknya adonan dibentuk pake tangan. caranya letakkan adonan sedikit di telapak tangan, tekan tekan sampe adonan keluar dari lobang antara jempol dan telunjuk trus dengan memakai sendok ambil dan masukkan ke air hangat sambil dijerang airnya.
4. Lakukan terus sampe adonan habis.
5. Tandanya kalo udah mateng, baksonya ngapung.

Kuah:
1. Sambil nunggu baksonya mateng, tumis bawang-bawangan sampe harum, kalo udah masukkan ke air rebusan bakso
2. Masukkan garam, pala, merica dan tunggu sampe mendidih.
3. Masukkan bawang putih goreng yang udah dihancurin (i loove bawang, bisa ngusir dracula)

Penyajiannya gampang tinggal tata sayur, pangsit, tahu..tinggal disiram ama kuah bakso.. jangan lupa baksonya dimasukin juga ya.. hehe. Terakhir taburi dengan daun bawang, seledri dan bawang merah goreng. Sajikan selagi hangat. So yummm....

Resep diatas bisa buat 2 kali makan deh kayaknya, banyak banget... apalagi kalo penghuni rumah cuma berdua kaya eike... bisa sampe mabok bakso.. hehe. Selamat Mencoba!!

Kitchen = Heart of The House

Inget belasan tahun yang lalu waktu masih kelas 1 SMP, siswa baru diwajibkan ikut Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami), kebetulan waktu itu aku jadi Pimpinan Regu (Pinru), nama regunya Regu Bunga Sepatu... Di Persami itu, ada sesi lomba masaknya, inget waktu itu aku bingung banget deh.. sama sekali gak bisa masak, totally zero skill in cooking.. untungnya ada salah satu anggota kita yang lumayan sering bantuin emaknya masak, jadi terserah dia lah mau masak apa juga eike ngikut. Dibanding regu lain, regu kita yang paling ketinggalan banget deh. Sebenernya malu juga waktu itu, cewek kok ga bisa masak.. mungkin asalnya dari situ timbul keinginan buat belajar masak..

Sebenernya kalo aku ga bisa masak tuh keterlaluan banget!! Mamaku itu jagoo banget masak, she is the best cook in the family! kalo ada acara di keluarga baik keluarga mama ato ayah, yang masak selalu mama. Mama ga pernah nyuruh kita belajar masak sih, tapi kita selalu terlibat di dapur kalo mama pas dapet pesenan nasi kotak ato kue-kue. Dari ke empat anaknya yang cewek itu, cuma aku dan adikku yang kedua, Sukma, yang punya minat dibidang kuliner, aku lebih suka masak dan Sukma lebih suka bikin kue. Karena masak itu ga ada takarannya, cuma pake feeling aja, repot deh.. kalo Sukma dia lebih ulet, dia suka bantuin mama nakar tepung, gula dll.

Mulai intens masak kayaknya pas SMA dan kuliah, pas merit malah ga bisa masak krn masih kos... Pingiiin banget masak tapi ga bisa, eh sekarang waktu udah punya dapur malah jarang-jarang masak..dasar manusia. Tapi bener, dapur tuh emang heart of the house banget deh, di dapur salah satu tempat buat kita untuk mencurahkan rasa sayang kepada orang-orang yang terkasih melalui masakan, di dapur kadang perbincangan itu terasa lebih fun, di dapur itu ada tolong menolong, I'm so happy when in the kitchen.

Ini beberapa masakan cinta yang aku bikin di rumah buat si doski yang tercinta,


Bakso Malang


Beef Steak with Blackpepper sauce n Mashed Potato



Chicken Tom Yam Soup ala Nelayan Resto

Resep tar di posting terpisah aja ya... Have a good time in the kitchen every one!!

Selasa, 17 Januari 2012

Dont You See, Honey

Pengen memuat tulisan ini disini :
------------------------------------------------------------------------------------------

Dont you see, honey...
Enam tahun lalu kamu berikan kepercayaan itu. Untuk tetap bertahan pada komitmen meskipun tahu kita akan jauh. Kamu wanita bernilai tinggi, pasti bukan hanya aku yang menginginkanmu. Tapi kamu bersedia mengorbankan waktu, keinginan, dan harapan untuk menunggu. Iya, menunggu aku.

Dont you see, honey...
Tiga tahun pacaran kau berikan segala usahamu demi menjaga cerita kita. Sungguh tak pernah aku kehilangan kepercayaan padamu. Kamu tetap bersemangat, kuat, ceria, optimis, meskipun hari-hari penuh rindu. Rindu yang makin lama makin tebal, berat, dan menyiksa. Pernah sekali terjatuh, tapi itu romantika kehidupan dan duri perjalanan. Toh itu akhirnya mendewasakan.

Dont you see, honey...
Pernikahan yang dari awal memang jadi tujuan akhirnya terjadi. Pernikahan yang entah kenapa sangat dimudahkan oleh Tuhan, meskipun ada saja kendala kecil di sana-sini. Perjuangan berat menjaga komitmen akhirnya sampai di muara. Aku ingin semua bangga, seperti banggaku memiliki kamu. Menjadi laki-laki yang kamu pilih, bukan laki-laki satu-satunya yang terpaksa menjadi pilihanmu. Aku harus bisa mengucapkan kalimat sakral itu sekali saja. Aku berlatih keras untuk itu. Berulang-ulang. Dan alhamdulillah, itu terjadi. Dan akhirnya, secara hukum agama dan negara, aku memilikimu. Kamu memilikiku. Kita memiliki kita.

Dont you see, honey...
Menikahimu bukan akhir, itu awal. Awal sebuah perjalanan sesungguhnya, yang pasti akan panjang, dan melelahkan. Tapi tahukah kamu, aku tak pernah kuatir. Karena aku akan melaluinya bersamamu. Partner paling sempurna yang diutus Tuhan untuk bersamaku. Mungkin untuk selamanya. Semoga untuk selamanya. Inginku untuk selamanya.

Dont you see, honey...
Proses peleburan karakter kita ternyata memang tidak mudah. Persis seperti yang orangtua kita katakan. Seringkali aku tidak habis pikir, kenapa suami istri begitu sengitnya bertengkar. Aku bingung tentang kamu, seperti yang aku yakin kamu bingung tentang aku. Dan aku terjatuh. Maafkan aku. Aku sangat menyesal. Tapi sungguh, aku tak pernah menginginkannya. Dan tak akan lagi mengulanginya. Karena itu juga sangat menyakiti aku.

Dont you see, honey...
Time goes by, aku makin merasakan kamu makin mencintaiku setiap harinya. Betapa aku merasa selalu semakin beruntung dari hari ke hari. Kita masih jauh. Kamu tetap cinta. Tetap sayang. Makin cinta. Makin sayang. Sering aku kuatir, aku tidak cukup membalas cinta besarmu itu. Aku belajar darimu. Selalu.

Dont you see, honey...
Justru di saat penuh syukur, Tuhan menunjukkan sayangnya pada kita. Kita diijinkan bersatu, dengan kondisi yang jauh lebih baik. Betapa hijrah kali ini membuatku tertegun. Aku tak tahu harus merasa apa. Just too good to be true. But it is true. Aku sangat bahagia, sayang. Sampai lupa bagaimana cara meluapkan rasa bahagia. Usaha kita selama ini, meskipun tidak tahu persis kondisi di masa depan, dihadiahi Tuhan dengan sebuah parsel penuh permen-permen kebahagiaan. Kita bebas menikmatinya. Bahkan bebas membaginya dengan orang-orang yang kita sayangi.

Dont you see, honey...
Kota ini ternyata sangat kucintai. Enam tahun penuh romantika membuatku sedih ketika harus meninggalkannya. Teman-teman di kala sedih dan senang, Band pengisi hari di kala luang, Basket bersama orang-orang baru, Kota statis yang kadang membosankan, Makanan mahal yang tetap terpaksa dibeli, dan kantor yang sangat bersejarah. Sungguh malam itu aku tak kuasa membendung airmata.

Dont you see, honey...
Tapi sayang, kebahagiaan ini memang luar biasa. Toh perpisahan ini tidak abadi. Mereka tetap selalu di hati. Tuhan pasti mengijinkan kami bertemu lagi. Kami bertemu dengan cara yang baik, bergaul dengan cara yang baik, dan akan berpisah dengan cara yang baik pula. Sesungguhnya tempatku memang bersamamu. Separuh agamaku. Separuh diriku. Seluruh jiwaku.

Dont you see, honey...
Tuhan mencintai kita. Selalu mencintai kita. Sangat mencintai kita.

Dont you see, honey...
Di tengah romantika terakhir di Tarakan yang indah ini, aku sangat ingin segera bersamamu. Tunggu aku, sayang...

Dont you see, honey...
Airmata jatuh lagi saat ini...

Dont you see, honey...
Aku mencintaimu. Selalu.

(originally posted here )

Senin, 04 Juli 2011

Current Excitement..

Menjalani Long Distance Marriage selama 2,5 tahun membuat aku ga bisa bener2 merasakan gimana jadi ibu rumah tangga sebenar-benarnya.. ga pernah masak, nyuci, beberes rumah.. paling cuma kalo pulang ke Tarakan aja itu paling juga cuma 2-3 hari, kebanyakan jalan-jalannya pulak..
Tapi sekarang, sejak aku n hubby udah sama-sama..rasanya lain deh.. Kepingin buru-buru pulang kantor, mikirin makan malam sama apa (meski sampe sekarang aku juga ga masak sih..hehe). Dan semuanya menyenangkan!!
Aku excited banget, kata hubby sih kemaruk alias overexcited..Apalagi sejak ada rencana mau pindahan ini, segala hal tentang rumah, mulai dari warna cat, gorden, furniture sampe printilan-printilannya menyita perhatianku banget..
Aku ini sebenernya orangnya bosenan dan susah konsentrasi ato tune in ama sesuatu yang kurang menarik menurutku..tapi kalo udah ketemu hal-hal yang aku suka..bisa niat abis deh, bahkan sampe kebawa mimpi. Kaya dulu waktu mau merit, riset dari majalah ke majalah, survey sini survey sana, sampe puas dengan hasilnya.

Aaaah...Enak yah jadi ibu RT itu..ga sabar jadi ibu RT beneran pas pindah rumah nanti. Pingin masak, bebenah, punya tetangga, belanja ke pasar..seperti ibu ibu lainnya.. I'm so excited!!

Sekian posting emosional dari saya (sebab kalo diceritain ke hubby dia bakalan bosen, tiap hari dengerin itu mulu cyyynnn)

Senin, 06 Juni 2011

This is my seat, 29 C!!

Long week end kemaren diakhiri dengan kejadian lucu plus agak bikin jengkel... Ceritanya gini, hari Minggu kemaren aku pulang dari Tarakan, sayang pesawat yang harusnya ke Jakarta nonstop akhirnya harus transit di Balikpapan. Sampai di Balikpapan, biasanya penumpang transit nunggu diatas pesawat, tapi ini enggak kita diminta turun, antri ambil boarding pass lagi, terus naik lagi ke pesawat, agak ribet ya.. Waktu turun aku udah firasat ni, jangan-jangan tar di kursiku (29 C) ada yang nempatin ni..soalnya maskapai ini sistim informasinya kadang suka eror, sering banget ada seat yang double gitu..walau sekarang udah jarang sih..tapi tetep was was..males banget rebutan ama orang.

Eh ternyata benar sodara-sodara, waktu naik dari pintu belakang, ada ibu-ibu pake jilbab biru yang baru naik dari Balikpapan sebut saja namanya Madam X, duduk di kursiku. Harusnya, kalo sesuai boarding pass Madam X ini duduknya di seat 30C. Dia tuker ke seat 29 C karena kalo di 30 C ga boleh bawa handbag soalnya pas di pintu darurat. Madam X ini maksa pindah karena dia bilang di dalam handbagnya ada barang yang berharga banget, titipan orang, ga boleh ditaruh di kabin sesuai request yang nitip (alasannya aneh, ga masuk di otak saya). Pada saat aku datang itu, kursi yang available buat aku di seat 29 B, karena Bapak yang harusnya duduk disitu pindah di seat-nya Madam X di 30C.

Sebenernya bisa aja sih aku duduk di 29 B, tapi gara-gara si Madam X itu ngeyelnya minta ampun dan ga ada sungkan-sungkannya ngrepotin orang ya udah aku jadi ga rela menyerahkan kursiku buat dia, udah ga ijin, main duduk seenaknya aja. Situasinya kaya gini ni:

Aku (A) : Maaf bu, saya di 29 C
Madam X (MX) : (Noleh ke pramugari)
Pramugari (P) : Tadi ibu ini (Madam X) saya pindahkan, harusnya di 30 C tapi karena nggak mau tasnya ditaruh di kabin karena ada barang berharga jadi saya pindahkan disini. Mbak mau di 29 B?
A : Tapi saya udah disini dari Tarakan, Mbak..
P : Ibu (Madam X) gimana, mau di 29 B?
MX : Nggak mau, saya maunya di pinggir..
P : Kalo gitu di 30C aja ya bu, tapi tasnya ditaruh di kabin
MX : Ga bisa mbak, ini saya dapat titipan, ga boleh ditaruh diatas harus saya bawa sendiri, orangnya udah wanti-wanti..nanti kalau hilang gimana?siapa mau tanggung jawab?
P : Mbaknya (aku, red) mau di 30C aja? tapi tasnya harus ditarus diatas..
A : Ga bisa dibawah aja ya mbak?
P : Ga bisa mbak, karena pintu darurat jadi ga boleh ada barang..
A : (Tiba-tiba aja aku nyeletuk).. kenapa sih mbak repot amat??
P : (diem..)
MX : Pokoknya tar Mbak (Pramugari) tanggung jawab ya kalo ada kehilangan, saya ga mau disitu (29 B) saya maunya dipinggir, ini barang titipan, udah wanti wanti ga boleh di taruh diatas, ditaruh dibawah juga ga boleh, harus saya bawa sendiri. Kalo ada apa-apa mbaknya yang tanggung jawab
(iihhh...ibuk ini bawel banget, udah ngambil kursi orang, rewel pulak, ga nyadar apa udah ngrepotin orang banyak...)
(terus si Madam X berdiri, pindah ke seat aslinya sesuai boarding pass 30C, aku duduk di 29 C, bapak sebelahku balik lagi diseatnya 29 B. Gini kan enak..ga repot..)
Mbak-mbak di 29 D, E ngliatin aku sambil geleng-geleng keheranan...
Bapak di 29 A komentar: Ya udah duduk sesuai kursi masing masing aja... (setuju pak!!)

Dan kayaknya Madam X duduk 30 C sambil tetep mangku handbagnya dia (cape deeeeee...). penasaran isinya apa.. Duit? Emas 1 kilo? ato susuk yang kalo ditaruh diatas bisa ilang khasiatnya..hahahaha...

Rempong dah, poin yang mau aku tegaskan sebenarnya adalah:
1. Nomor kursi di pesawat itu diciptakan untuk mempermudah penumpang menemukan tempatnya, biar ga rebutan kaya naik metro mini..
2. Nomor kursi yang ada di bording pass milik seseorang adalah hak seseorang yang namanya ada diatasnya. Dan kalau mau meng-invasi harus dengan seijin yang punya kursi..ga boleh seenaknya dipindahin. Namanya ga menghargai hak orang lain.
3. Seandainya ingin tukeran kursi, boleh aja, asal ijin secara baik-baik, saat si empunya kursi udah duduk..tidak dengan ngeyel dan dengan nada tinggi. Semua orang punya kepentingan, dan di dalam tasnya pasti ada barang berharga juga. Kalo mintanya baik-baik yakin deh bakalan banyak yang rela kasih tempatnya..
4. Please airline company, kalo milih pramugari jangan hanya cantik, tinggi, langsing dan menarik, tapi juga harus tegas dan matang.

Sekian curcol saya...

Selasa, 31 Mei 2011

Blogger abal-abal

Ya..ya..ya... julukan diatas memang julukan untuk diri saya sendiri, baru berapa posting juga liburnya setahun setengah.. Ckckckckc...

Mudah-mudahan setelah ini lebih banyak cerita yang bisa dibagi kepada pembaca (as if ada yang baca gitu) kalo ga ya biarlah tulisan ini menjadi sesuatu yang bisa saya ingat, kenang dan ceritakan kepada anak cucu saya nanti...

Baiklah sodara- sodara sekalian, blog ini saya awali dengan membagi kebahagiaan saya kalo saya dan suami yang sudah menjalani Long Distance Relationship selama 6,5 tahun ini dari awal pacaran sampai akhirnya menikah akhirnya atas karunia Allah SWT diberikan rezeki untuk bisa hidup bersama-sama (start from June 20th)..as normal couple does..Alhamdulillahh..

Rezeki yang sudah kita nanti-nantikan, mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi kami berdua, untuk mewujudkan sweet-love-castle kami.. Terima kasih kepada keluarga, sahabat, teman-teman yang selama ini sudah memberikan support yang luar biasa, semua ini bisa terwujud juga atas doa-doa semuanya..Terima Kasih..